Radar Buton, 2009-11-17

 
Muniarti Programkan Obyek Wisata Paket Lokal
 
Buranga-Di jazirah Buton Raya, selain Wakatobi yang memiliki surga nyata bawah laut. Ternyata, Butur juga menyimpan beragam obyek wisata pantai yang tidak kalah indahnya, seperti Pantai Membuku, Ee Nunu, Ee Moluku. Demikian diungkapkan, Ketua tim penggerak PKK Butur, Muniarti Ridwan, saat ditemui dikediamannya beberapa waktu lalu. Menurut pegawai Dinas Pariwisata Provinsi Sultra ini, wilayah Butur menyimpan segudang obyek wisata pantai yang memiliki keindahan pasir putih dan masih alami.

Selain itu, kata Muni sapaan Muniarti, di Pantai Eemoluku terdapat penyu emas yang sewaktu-waktu menampakan wujudnya, sehingga pantai tersebut diberi nama danau penyu. Lanjut ibu berkaca mata ini, obyek wisata lain yang tidak kalah menariknya adalah Pantai Membuku.

Di pantai itu, kata dia, mempunyai ombak yang cukup besar, karena berhadapan langsung dengan laut banda. “Paling indah ombaknya pada bulan Juli, bisa mencapai dua meter lebih dan sangat cocok untuk permainan selancar,” ketusnya.

Muni menyebutkan, obyek wisata Butur tidak sampai disitu, karena masih ada Ee Karede (mata air panas) adanya di Kecamatan Bonegunu. “Mata air Eekarede ini mengeluarkan air panas, dan tidak pernah kering walau di musim kemarau. Ini bisa dijumpai saat perjalanan ke Ereke, karena adanya di pinggir jalan,” katanya dengan nada sedikit promosi.

Lanjut wanita berkaca mata ini, obyek wisata lainnya seperti, mata air Ee Koruru di Desa Ee Lahaji, Kecamatan Kulisusu, Mata Rombia, dan permandian Matantahi, percampuran air asin dan tawar.

Muni menambahkan, selain ditunjang dengan obyek wisata alam, Butur mempunyai obyek wisata budaya bekas peninggalan kesultanan Buton dan beberapa situs sejarah. Seperti, Benteng Keraton, makam penyiar agama Islam, yakni Tasau Ea, Tau Kaora, dan Wa Ode Bilahi.

Dengan mengandalkan obyek-obyek wisata itu, maka pihaknya sedang merancang obyek wisata paket local. “Jadi program ini promosinya kita mulai dari wisatawan local dulu, nanti kalau sudah terkenal, baru kita promosikan ke manca Negara,” katanya.

Jelas, jika promosi ini berhasil, maka akan menambah penghasilan masyarakat, khususnya bagi pengelolah hotel dan penginapan. Begitu juga dengan para pedagang di Pasar, dampaknya akan berpengaruh terhadap perputaran ekonomi.

”Kan kalau banyak orang yang berkunjung disini, pasti akan membeli kebutuhan pokoknya. Berarti masyarakat juga yang akan menikmatinya. Tidak mungkinlah wisatawan datang tidak membawa uang,” papar Muni.

Kedepan, sambung dia, obyek-obyek wisata yang ada di Butur akan dibenahi. Sehingga membawa kesan tersendiri bagi para wisatawan. “Insyah Allah tahun depan obyek wisata akan kita benahi, karena obyek wisata ini akan menghasilkan PAD yang cukup besar bagi daerah,” ketusnya.(cr4/ish)
       
 

Editor
Nama : Abdul Syair
E-mail : syair_lagundi@yahoo.co.id
Identitas : KTP-74.0316.240479.0001
 
     

 

 

 
     
   
     
     
     
  BERITA LAINNYA...  
 
Diknas Butur Genjot Mutu Pendidikan (Radar Buton, 2009-11-17)
Balon Bupati Butur Mulai Tebar Pesona (Radar Buton, 2009-11-12)