Radar Buton, 2010-03-12

 
Calon Bupati Berikan Pendidikan Politik
 
Buranga-Berbeda politik bukan berarti hubungan keluarga dan silatuhrahim dihilangkan. Hal itu ditunjukan oleh lima pasanga calon bupati/Wabup Butur, ketika menghadiri rapat pleno terbuka pengundian nomor urut yang berlangsung di gedung Tongano Lipu, Rabu (10/3).

Amatan koran ini, pasangan Ridwan Zakariah-Harmin Hari (Rid’Ha) yang pertama tiba di Gedung Tongano Lipu, sekitar pukul 08.30 Wita. Selang lima menit, menyusul pasangan Sumarni-Abu Hasan (MaHa). Selanjutnya menyusul pasangan Hasirun-Mustamlin Daly (Harum), Yusuf-Aidin, dan Alimudin-Asnawir. Ketika para pasangan calon bupati/Wabup ini bertemu, mereka langsung berjabat tangan, menggambarkan bahwa perbedaan politik bukan berarti tidak saling menyapa, apalagi sampai harus bermusuhan.

Dan puncaknya, ketika rapat pleno terbuka pengundian nomor urut pasangan calon bupati/Wabup Butur priode 2010-1015 di tutup oleh Ketua KPUD, Suhuzu. Kondisi itu langsung dimanfaatkan para pasangan calon bupati/Wabup untuk memberikan ucapan selamat, karena masing-masing telah mengantongi nomor urut.

Ada yang menarik dari momen tersebut. Misalnya, Ridwan Zakariah dan Sumarni saling memberikan ucapan selamat. Bahkan, mereka sempat berpelukan, layaknya seorang kakak dengan adiknya. Hal itu menggambarkan bahwa berbeda politik bukan berarti hubungan keluarga akan retak.

“Saya dan ibu Marni masih keluarga. Kami tidak perna bermusuhan, cuma berbeda kendaraan politik saja,” ujar Ridwan Zakariah yang diamini Sumarni, ketika kedua tokoh itu akan berfoto bersama.

Kondisi yang sama juga diperlihatkan para calon kandidat lainnya, mereka saling memberikan selamat. Jelas, situasi ini patut untuk diikuti oleh para tim sukses dan simpatisan masing-masing pasangan calon bupati/Wabup.

Menanggapi hal itu, salah seorang tokoh masyarakat Butur, La Ode Wiridin, mengatakan sangat salut kepada kelima pasangan calon bupati/Wabup yang telah memberikan pendidikan politik kepada seluruh masyarakat bahwa perbedaan bukan berarti bermusuhan.

“Apa yang mereka perlihatkan di gedung Tongano Lipu itu, seharusnya menjadi contoh bagi semua tim sukses, pendukung, dan simpatisannya. Perbedaan pandangan itu merupakan hal yang biasa terjadi dalam demokrasi. Saya kira, para calon bupati itu sudah memberikan pendidikan politik yang baik,” paparnya.(har)
       
 

Editor
Nama : Abdul Syair
E-mail : syair_lagundi@yahoo.co.id
Identitas : KTP-74.0316.240479.0001
 
     

 

 

 
     
   
     
     
     
  BERITA LAINNYA...  
 
Yusuf-Aidin Mendapat Nomor Urut 3 (Radar Buton, 2010-03-12)
Lima Pasangan Calon Lolos (Radar Buton, 2010-03-10)
Tokoh Masyarakat Butur Berkurban (Radar Buton, 2009-12-05)
Lantas Butur Sosialisasi Helm Standar (Radar Buton, 2009-12-05)